PENGEMBANGAN INTERVENSI PROMOSI KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA KEBAKARAN DI SEKOLAH MENENGAH
- Tuti Surtimanah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Gugum Pamungkas Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Siti Salma Alfiyanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Safa Qurani Fatiha Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Denok Salindri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Dani Murdaya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Ratu Ayya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
Abstrak
Pendahuluan: Tingginya angka kejadian kebakaran di Kota Bandung, yang pada tahun 2017 mencapai 198 kasus dengan rata-rata 16,5 kejadian per bulan dan luas area terdampak 3.316 m², menegaskan urgensi intervensi promotif untuk pencegahan dan kesiapsiagaan, khususnya di lingkungan sekolah. Lingkungan sekolah merupakan salah satu lokasi padat aktivitas dengan populasi rentan, sehingga membutuhkan pendekatan berbasis promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas tanggap darurat. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat pengetahuan siswa SMK Negeri 8 Kota Bandung terkait kesiapsiagaan bencana kebakaran dan mengembangkan intervensi berbasis promosi kesehatan. Intervensi yang dikembangkan meliputi pembentukan tim siaga bencana sekolah, pelatihan penanggulangan kebakaran, penyusunan media edukatif berbasis infografis, serta praktik langsung penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Metode: Penelitian menggunakan metode mixed-method dengan pendekatan Research and Development (R&D). Hasil: Tingkat pengetahuan siswa sebelum intervensi masih rendah. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan (uji Wilcoxon, p = 0,002). Siswa juga menunjukkan keterampilan praktik penggunaan APAR secara benar dan aman. Tim siaga telah dibentuk secara formal melalui surat keputusan sekolah dan sedang mengembangkan program kerja. Media edukatif yang digunakan memperoleh penilaian sangat baik (nilai rata-rata 97,8). Simpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi promosi kesehatan yang komprehensif dapat meningkatkan kesiapsiagaan kebakaran di sekolah. Diperlukan dukungan berkelanjutan terhadap pelatihan, media edukatif, dan sarana prasarana sebagai bagian dari strategi promotif dan preventif di institusi pendidikan.