SKRINING TAJAM PENGLIHATAN DAN KOREKSI PADA ANAK DI LEBAK SILIWANGI KECAMATAN COBLONG KOTA BANDUNG
- Dwi Sekar Laras PMN RS Mata Cicendo Bandung, ID
- Motris Pamungkas Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Frisca Maduma Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Ipan Maolana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- M. Ridwan Aziz Sofyan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Riris Nila Maryana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
Abstrak
Masalah kelainan refraksi masih menjadi salah satu gangguan penglihatan yang umum terjadi di masyarakat, termasuk pada anak-anak dan usia lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining tajam penglihatan dan pemeriksaan refraksi guna mendeteksi dini gangguan penglihatan serta memberikan koreksi yang sesuai. Kegiatan dilaksanakan di Bale Riung RW 008, Jalan Taman Hewan, Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Sebanyak 73 orang klien berpartisipasi dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan meliputi anamnesis, pemeriksaan tajam penglihatan, pemeriksaan refraksi subyektif dan obyektif, serta evaluasi kondisi okular untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya kelainan organik. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kelainan refraksi miopia ditemukan pada 11,64% klien, hipermetropia sebesar 6,16%, dan astigmatisme sebanyak 4,11%. Sementara itu, kasus presbiopia mendominasi dengan prevalensi sebesar 93,15% (68 orang), yang menunjukkan kebutuhan tinggi akan koreksi penglihatan pada populasi usia lanjut. Selain itu, terdapat satu kasus (0,69%) dengan kecurigaan kelainan organik yang perlu dirujuk untuk evaluasi lebih lanjut. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan skrining sangat penting dilakukan secara berkala untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui intervensi yang tepat. Program ini diharapkan menjadi model kolaboratif antara institusi pendidikan, tenaga profesional, dan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan mata.