Langsung ke konten

HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN DERAJAT NYERI DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI KELAS 10 SMAN 1 BANJARAN KABUPATEN BANDUNG

  • Ade Irma sri ayu lestari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
  • Mira Meliyanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID

Abstrak

Stres adalah respon tubuh terhadap situasi tekanan, ancaman, atau perubahan yang datang dari dalam atau luar. Stres merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya dismenore. Dismenore adalah rasa nyeri yang dirasakan pada perut bagian bawah atau kram menjelang haid yang berlangsung 2-3 hari, dimulai sehari sebelum mulai haid. Stres dapat menyebabkan aliran darah tidak lancar sehingga terjadi defisiensi oksigen di uterus (iskemia) dan meningkatkan produksi dan merangsang prostaglandin di uterus sehingga menyebabkan terjadinya dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Tingkat Stres dengan Derajat Nyeri Dismenore Primer pada Remaja Putri kelas 10 SMAN 1 Banjaran. Jenis penelitian korelasi, populasi penelitian ini yaitu Remaja Putri kelas 10 SMAN 1 Banjaran dengan sampel sebanyak 55 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan pendekatan simple random sampling. Instrumen penelitian untuk tingkat stress menggunakan DASS (Depression Anxiety Stres Scale) dan untuk Dismenore menggunakan Kuesioner Numeric Rating Scale (NRS). Analisis bivariat menggunakan rank spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kategori tingkat stress sedang sebanyak 29 responden (52,7%), kategori derajat nyeri dismenore sedang sebanyak 25 responden (45,5%) dari total 55 responden dan terdapat hubungan tingkat stress dengan derajat nyeri dismenore pada remaja putri kelas 10 SMAN 1 Banjaran (p=0,000 dan koefisien nilai korelasi sebesar 0,504) maka terdapat hubungan yang cukup kuat/sedang. Saran kepada pihak sekolah sebaiknya menyediakan tempat konseling untuk remaja yang mengalami keluhan terkait reproduksi remaja dikarenakan masih banyak remaja yang malu untuk berkonsultasi secara langsung kepada pelayanan kesehatan.