Langsung ke konten

HUBUNGAN SELFCARE DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS GRIYA ANTAPANI

  • usan Daryaman Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
  • Nissa Aulia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID

Abstrak

Diabetes mellitus adalah penyakit kronis mematikan di dunia yang dikenal sebagai “Mother of Disease” karena memicu berbagai penyakit lain yang dapat menyebabkan komplikasi mikrovaskuler dan makrovaskuler, berdampak pada penurunan kualitas hidup. Oleh karena itu, diperlukan perawatan tepat yang disebut self care. Self care adalah tindakan seseorang untuk mengendalikan masalah kesehatannya meliputi pengaturan pola makan, monitoring gula darah, terapi obat, perawatan kaki dan aktivitas fisik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan self care dengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Griya Antapani. Metode penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 56 orang dari populasi 126 penderita diabetes mellitus tipe 2. Instrumen penelitian berupa kuesioner Summary of Diabetes Self Care (SDSCA) untuk mengukur self care dan Diabetes Quality of Life (DQOL) untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data menggunakan uji spearman rank dengan hasil nilai p = 0,001 < 0,05. Kesimpulannya terdapat hubungan signifikan antara self care dengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Griya Antapani. Perilaku self care yang perlu ditingkatkan adalah aktivitas fisik dan monitoring gula darah secara teratur. Diharapkan penderita diabetes mellitus meningkatkan perilaku self care untuk memperbaiki kesehatan dan mencegah komplikasi penyakit lebih lanjut.