Langsung ke konten

Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Bekerja di PMB Bidan P Kabupaten Bandung Barat

  • Sri Hennyati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, bandung, Indonesia, ID
  • Maya Indriati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, bandung, Indonesia, ID
  • Ade Irma Sri Ayu Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, bandung, Indonesia, ID

Abstrak

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan pokok yang memiliki nutrisi optimal untuk bayi. Rendahnya asupan ASI eksklusif merupakan ancaman bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Menyusui adalah hak setiap ibu, termasuk ibu bekerja. Ibu bekerja masih dianggap sebagai salah satu faktor penyebab tingginya angka kegagalan pemberian ASI eksklusif dan menjadi faktor yang menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Karena ibu bekerja mengalami kesulitan jika harus bekerja sambil memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di Bidan PMB Kabupaten Bandung Barat. Penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasi. Populasi penelitian ini adalah ibu bekerja yang memiliki bayi usia 0-12 bulan, dan sampel sebanyak 54 orang dengan menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan rank spearman dengan tingkat kemaknaan á¼€<0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p=0,000 dan nilai koefisien korelasi 0,533), pendidikan (p=0,003 dan nilai koefisien korelasi 0,397), sikap (p=0,002 dan nilai koefisien korelasi 0,418), dukungan keluarga (p=0,005 dan nilai koefisien korelasi 0,377), ketersediaan fasilitas ASI (p=0,022 dan nilai koefisien korelasi 0,312). Bagi tenaga kesehatan khususnya bidan, diharapkan lebih meningkatkan pemberian informasi dan penyuluhan kepada ibu yang bekerja, cara memerah ASI dan menyimpan ASI perah dengan menggunakan berbagai media pendukung yang menarik, baik melalui media massa maupun internet.