EDUKASI PENDIDIKAN KESEHATAN MATA DI STIKES JENDERAL ACHMAD YANI KOTA CIMAHI
- Desi Utami Helisarah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
- Ayu Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
- Dian Syafikiani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
- Fathur Ridhwan Faza Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
- Nela Miranti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
- Nurul Fajri Kurniawan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
- Abraham Nanaria Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
- Desi Apriyani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
- Imam Ramadhan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
- Mita Tania Casmana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
- Risfa Nanda Aulia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
Abstrak
Tingginya gangguan penyakit mata tentu berdampak pada peningkatan jumlah pasien layanan kesehatan mata yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang prima. Pada kenyataannya, pelayanan pada pasien belum memenuhi harapan dan tuntutan masyarakat sehingga kita dapat melihat bahwa implementasi kebijakan perubahan status kelembagaan rumah sakit belum mampu meningkatkan kualitas pelayanan yang memenuhi harapan. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk skrining dan deteksi dini penglihatan pemeriksaan kelainan refraksi mata. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di STIKes Jenderal Achmad Yani Cimahi dengan sasaran peserta kegiatan yaitu mahasiswa/i dan masyarakat yang berada dilingkungan kegiatan. Hasil pada pengabdian masyarakat ini didapatkan n frekuensi atau presentase peserta kegiatan yang mempunyai kondisi mata sehat (emmetropia atau normal) yaitu 36,36%, miopia 18,18%, Miopia Astigmat 5,46%, AHS 1,82%, AHC 1,82%, AMS 3,65%, AMC 10,90%, dan Presbiopia 21,81%. Dilihat dari distribusi dan frekuensi, sebagian besar kesehatan mata mahasiswa/pasien/klien/masyarakat di sekitar Kampus STIKes Jenderal A. Yani mempunyai penglihatan yang kurang baik dimana sebagaian besar Sehingga harus di rehabilitasi segera baik menggunakan alat bantu rehabilitasi penglihatan berupa kacamata, dan/atau menjaga perilaku dan pola hidup sehatnya khususnya kesehatan mata.