EVALUASI PASCA PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS: PENDEKATAN MODEL KIRKPATRICK
- Tuti Surtimanah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Setia Kahadiwan UPELKES Provinsi Jawa Barat, ID
- Ade Ana Asmara UPELKES Provinsi Jawa Barat, ID
- Irna Avianti UPELKES Provinsi Jawa Barat, ID
- Irfan Nafis Sjamsuddin Universitas Siliwangi, ID
Abstrak
Latar Belakang: Evaluasi pasca-pelatihan sangat penting untuk menilai efektivitas program pelatihan kesehatan, khususnya dalam memastikan perubahan perilaku dan dampak di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pasca-pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) berdasarkan Model Kirkpatrick, khususnya pada tingkat perilaku dan hasil, dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perubahan perilaku pasca-pelatihan. Metode: Desain evaluatif kuantitatif cross-sectional. Responden meliputi alumni pelatihan PPI, atasan langsung, dan rekan kerja yang bekerja di puskesmas dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis melalui statistik deskriptif, uji perbedaan, analisis korelasi, dan regresi. Hasil: Alumni menunjukkan tingkat pengetahuan, sikap, dan penerapan keterampilan yang tinggi; namun, skor perubahan perilaku pasca-pelatihan relatif lebih rendah. Implementasi Rencana Tindak lanjut (RTL) menunjukkan hubungan yang kuat dan konsisten dengan perubahan perilaku pasca-pelatihan dan muncul sebagai satu-satunya prediktor signifikan dalam model regresi linier. Model regresi logistik mengungkapkan bahwa penilaian diri, implementasi rencana aksi, dan faktor pendukung secara bersama-sama berkontribusi pada kemungkinan perubahan perilaku yang lebih tinggi, meskipun tidak ada yang signifikan secara individual. Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan bahwa hasil perilaku dari pelatihan PPI sebagian besar ditentukan oleh implementasi RTL yang efektif dan lingkungan kerja yang mendukung. Oleh karena itu, penguatan mekanisme RTL dan pengintegrasian evaluasi pasca-pelatihan berdasarkan Model Kirkpatrick sangat penting untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program pelatihan kesehatan.