FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI KURANG PADA BALITA DI DESA SARIMAHI KECAMATAN CIPARAY KABUPATEN BANDUNG
- Nenden Sum Sumiati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Rosita Rosita Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Yanti Herawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Sri hennyati Aminudin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
Abstrak
Masalah gizi kurang masih menjadi perhatian utama di berbagai negara,terutama pada kelompok balita. Terdapat beberapa faktor tidak langsung yang mempengaruhi gizi kurang pada balita diantaranya pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, jarak kehamilan dan pendapatan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi mempengaruhi status gizi kurang pada balita di desa Sarimahi tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan analitik korelatif dengan pendekatan point time approach. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh bayi dan balita di wilayah kerja Puskesmas Ciparay sebanyak 56 orang, dengan tehnik total sampling. Data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi square Hasil penelitian tingkat pengetahuan ibu cukup, pendidikan rendah, tidak bekerja, jarak kehamilan > 2 tahun, memiliki pendapatan tinggi dan balita gizi kurang. Hasil analisa bivariat ada hubungan pengetahuan (pvalue 0,004), pendidikan (pvalue 0,001) dan jarak kehamilan (pvalue 0,000) dengan status gizi kurang pada balita serta tidak ada hubungan pekerjaan (pvalue 1,000) dan pendapatan keluarga (pvalue 0,310). Simpulan terdapat hubungan pengetahuan, pendidikan, jarak kehamilan dengan status gizi kurang pada balita serta tidak terdapat hubungan pekerjaan dan pendapata keluarga dengan status gizi kurang pada balita. Saran pihak puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya membuat strategi komunikasi interaktif untuk ibu dan petugas kesehatan sebagai kegiatan yang berkelanjutan dalam pencegahan gizi kurang