Langsung ke konten

PENGARUH PIJAT LAKTASI TERHADAP VOLUME ASI PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA PARITAS KE-1 DI RSUD BANDUNG KIWARI TAHUN 2024

  • Sri Hennyati Aminuddin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
  • Yayah Sadiah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
  • Teni Nurlatifah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
  • Ira Kartika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID

Abstrak

Air Susu Ibu (ASI)  yang tidak cukup menjadi alasan utama ibu dalam menghentikan pemberian Air Susu Ibu (ASI), sebab ibu merasa tidak bisa mencukupi kebutuhan gizi bayinya dan tidak adanya kenaikan berat badan bayi. Pada masa krisis ini wanita yang melahirkan   dengan sectio   caesarea sering kali  menghadapi  masalah  pemberian Air Susu Ibu (ASI). Berdasarkan data dari profil  kesehatan propinsi Jawa Barat tahun 2020 Presentase bayi < 6 bulan yang mendapat Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif mencapai (56,5%). Ketidak lancaran pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) pada ibu setelah melahirkan dapat disebabkan oleh kurangnya rangsangan hormon oksitosin yang sangat berperan dalam pengeluaran Air Susu Ibu (ASI). Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh pijat Laktasi terhadap Volume Air Susu Ibu (ASI)   pada pasien post sectio caesarea (sc) paritas ke 1 di RSUD Bandung Kiwari. Jenis penelitian yang digunakan adalah sperimental (quasi eksperimental) dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Tehnik pengambilan Sampel ini adalah Purpose sampling. pengambilan sampel dengan jumlah partisipan sebanyak 36 orang yang di bagi jadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi 18 orang, 18 orang kelompok kontrol diolah dengan uji statistik yaitu uji Independent Sample T-test. Hasil tabulasi silang rata-rata responden kelompok intervensi adalah 10,39 ml dan nilai rata-rata pada kelompok kontrol adalah 5,78 ml dengan selisih antara keduanya 4,61 ml dari hasil uji analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna antar pengaruh pijat laktasi pada ibu post partum sectio cesarea paritas ke satu terhadap volume ASI dengan p-value 0,000 < 0,05.