Langsung ke konten

SINDROM PASCA COVID-19

  • Aprilia Sari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID
  • Yeni Mahwati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia, ID

Abstrak

Latar Belakang: Fenomena sindrom pasca COVID-19 masih banyak yang tidak terlaporkan di Indonesia. Sindrom pasca COVID-19 itu sendiri belum banyak diteliti sehingga kurangnya promotif dan preventif bagi penderita yang mengalami sindrom pasca COVID-19. Tujuan: Untuk mengetahui sindrom yang dialami oleh penyintas COVID-19 dan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya sindrom pasca COVID-19. Metode: Pencarian literatur menggunakan databese Google Scholar dan Pubmed dengan rentang tahun 2019-2023. Dengan kata kunci “Adult” and “Elderly” and “Long COVID-19” or ”Syndrome COVID-19” or ”Long haulers” or ”Post COVID-19” and ”Brain fog” or ”Fatigue” or ”Dyspnea” or ”Breathlessness”. Diskusi: Sebanyak 10 studi diikutsertakan. Sindrom yang paling banyak dilaporkan yaitu kelelahan serta faktor risiko yang paling banyak dilaporkan mempengaruhi kejadian sindrom pasca COVID-19 adalah jenis kelamin perempuan. Kesimpulan: Sindrom pasca COVID-19 merupakan kondisi yang kompleks dengan sindrom yang beragam serta berkepanjangan. Efek sindrom pasca COVID-19 sangat besar untuk kesehatan.