EDUKASI DAN SIMULASI PERAWATAN LUKA SEDERHANA PADA ESKTRAKURIKULER DOKCIL DI SD ASSALAAM
- Hery Prayitno Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Liliek Fauziah Institut Kesehatan Immanuel, ID
Abstrak
Kecelakaan pada anak dapat terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah. Kecelakaan menyebabkan cedera pada anak. Di lingkungan sekolah, cedera sering terjadi saat bermain atau kegiatan sekolah. Peningkatan kasus cedera di sekolah semakin meningkat, sehingga penting untuk melakukan pendidikan dan simulasi terkait luka dan simulasi perawatan luka sederhana. Metode pengabdian masyarakat adalah pendidikan kesehatan tentang luka dan simulasi; perawatan luka sederhana. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah SD Assalaam Bandung, peserta kegiatan adalah 16 siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Doccil. Alat dan bahan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah PowerPoint, perangkat LCD, bahan terkait luka dan peralatan perawatan luka sederhana yang mengacu pada Prosedur Operasi Standar (SOP). Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan publikasi laporan. Evaluasi dilakukan melalui 5 pertanyaan yang diberikan langsung kepada siswa. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah pendidikan perawatan luka sederhana telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menangani luka ringan. Oleh karena itu, sekolah disarankan untuk mengadakan kegiatan pendidikan kesehatan secara rutin untuk mendukung kemandirian siswa dalam melakukan pertolongan pertama.