Langsung ke konten

PENINGKATAN AKSES KESEHATAN MATA DENGAN PROOGRAM PEMERIKSAAN REFRAKSI DAN PEMBERIAN ALAT BANTU REHABILITASI PENGLIHATAN KACAMATA DI KELURAHAN WAE KELAMBU, KECAMATAN KOMODO PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

  • Motris Pamungkas Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
  • Felisiana nalut Program Studi Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro, ID
  • Ade Rachmatulloh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
  • Nopia Siti Nurazizah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
  • Riani Novitasari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID

Abstrak

Penurunan kualitas penglihatan akibat kelainan refraksi, seperti miopia, hipermetropia, astigmatisme, dan presbiopia, merupakan masalah kesehatan yang sering ditemui di berbagai kalangan masyarakat. Di Kelurahan Wae Kelambu, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, akses terhadap pemeriksaan mata dan alat bantu rehabilitasi penglihatan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata melalui program pemeriksaan refraksi dan pemberian kacamata. Kegiatan ini dilakukan untuk mengidentifikasi prevalensi kelainan refraksi dan memberikan intervensi berupa kacamata sebagai alat bantu penglihatan. Program ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Wae Kelambu yang melibatkan 777 orang peserta, dengan hasil pemeriksaan refraksi menunjukkan bahwa 340 orang memiliki emetropia, 164 orang menderita miopia, 31 orang mengalami hipermetropia, 8 orang menderita miopia astigmatisme, dan 100 orang mengalami presbiopia. Sebanyak 277 orang menerima kacamata, sementara 288 orang tidak mendapatkan kacamata, sebagian besar di antaranya memiliki penglihatan normal atau kelainan refraksi yang tidak dapat ditangani dengan kacamata. Hasil kegiatan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan mata rutin, serta perlunya upaya lebih lanjut dalam meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan mata di daerah terpencil. Berdasarkan hasil ini, disarankan untuk memperluas program penyuluhan dan layanan kesehatan mata di daerah terpencil guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pencegahan dan pengelolaan kelainan refraksi yang tepat.