FAKTOR INTERNAL YANG MEMPENGARUHI KELELAHAN KERJA PERAWAT DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA KECAMATAN CICALENGKA DAN NAGREG KABUPATEN BANDUNG
- Siti Mulyani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
- Yunita Fitri Rejeki Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, ID
Abstrak
Kelelahan kerja Perawat di Puskesmas merupakan sumber masalah bagi kesehatan dan keselamatan kerja yang ada di tempat kerja karena dapat mengakibatkan beberapa dampak negatif seperti kecakapan kerja menghilang, kondisi kesehatan pekerja menurun sehingga dapat memicu kecelakaan kerja, produktivitas dan prestasi kerja menurun.
Berdasarkan studi Pendahuluan kepada 10 orang perawat di Puskesmas Wilayah Kerja Kecamatan Cicalengka dan Nagreg yaitu Puskesmas Cicalengka DTP,Puskesmas Sawah Lega dan Puskesmas Nagreg menunjukkan bahwa 8 orang perawat mengalami kelelahan kerja, sedangkan 2 perawat lainnya tidak mengalami kelelahan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor Internal Yang Mempengaruhi Kelelahan Kerja Perawat Di Puskesmas Wilayah Kerja Kecamatan Cicalengka dan Nagreg Kabupaten Bandung.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan mengunakan metode Deskriftif . Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat sebanyak 30 orang perawat. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling sebanyak 30 orang Analisis data menggunakan Analisis Univariat dan Bivariat.Hasil Analisis Bivariat menunjukkan nilai p untuk variabel Status Gizi ( p = 0,014 ) dan Kualitas tidur p = 0,000.
Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh Faktor Internal terhadap kelelahan kerja pada perawat, Untuk meminimalisir munculnya kelelahan kerja yang dialami oleh perawat, manajemen Puskesmas dapat menyediakan ruang istirahat yang nyaman dengan meletakkan aromaterapi disudut ruangan, mengadakan kegiatan outbound sebagai mempererat kerja sama tim. Perawat juga harus menjaga pola tidur yang baik dengan memperhatikan durasi tidur, Melakukan olahraga ,Memperhatikan dan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang, Menjaga berat badan agar status gizi tetap normal agar tidak mengalami kelelahan kerja serta saling membantu satu sama lain dalam rangka mengurangi beban kerja.